Powered By Blogger

Minggu, 21 Agustus 2011

Aku baru Sadar ”Begitu Banyakah Kecelakaan yang Telah Aku Alami”

Banyak pengalaman di jalan Raya aku alami. Kadang kita tidak tau apa yang akan terjadi dalam menjalani hari-hari. Berbagai kecelakaan hingga kematian aku menyaksikan sendiri kejadian itu. Pengalaman pertama aku alami saat aku masih duduk dismp. Aku selalu menggunakan kendaraan umum untuk menuju ke sekolahku. Aku lebih memilih angkutan dari pada bis umum karena lebih santai. 2 kali aku mngalami langsung kejadian yang menantang maut. Pertama saat angkotanku tba-tiba ban belakang Meletus sehingga angkotan kami keluar dari jan dan terhempas hingga terbalik. Saat itu aku sudah tidak ingat apa yang terjadi selanjutnya. Aku hanya bs mengingat separuh nyawa telah pergi dan aku bisa menyaksikan bagaimana angkot itu dari depan. Aku mulai sadar saat bebrapa orang dari kami menangis. Ada yang berdarah ada yg pingsan, aku masih diberikan keberuntungan kepalaku hanya benjol. Kejadian kedua saat aku naik angkot saat berangkat sekolah. angkot menbrak orang yang menyeberang, aku duduk didepan dekat sopir, hantaman berbunyi “klutuk” aku dengar. Saat itu aku lihat ada wajah menempel di depan kaca. Pengereman emdadak membuat kaca retak, aku berfikir hidup atau matikah orang tersebut, keberuntungan ternyata masih berada padanya.

Kecelakan demi kecelakan sering aku alami saat aku masuk di perguruan tinggi, hampir selama 6 tahun studi S1 dan S2 aku berkendara dengan sepeda motor. Maklum jarak yang relatif keterjangku dengan menempuh waktu selama 1 jam menjadi pertimbanganku untuk tidak kos. Kecelakaan pertama aku alami saat aku berangkat dmn aku menabrak seorang berkendara lain. Hingga ia terjatuh, sepedaku penyok pada bagian gigi. Kcelakaan kedua aku alami saat pengendara sepeda lain menyelipku dengan tiba2 berbelok arah hingga ku keluar dari jalan, belokan dadakan disebabkan karena mereka dikejar polisi.” Krusak” bunyi itulah saat aku terjatuh beruntungnya aku hanya luka kecil tapi sepeda motor cukup rusak payah. Kecelakaan ketiga saat aku harus memfotokopi tugas kuliah, pada tikungan aku terpeleset oli hingga aku terjatuh. Sepedanya sih tidak rusak tp kedua lututku parah lukanya. Hingga butuh 2 bulan untuk pulih. Bekas lukanya pun masih ada hingga sekarang. Kecelakaan kempat aku alami saat aku harus menghindari pengendara lain terpelanting karena mengerem mendadak hingga ku harus keluar dr jalan raya. Keberuntungan jg masih berpihak pada mereka. Karena saat itu suasana jalan sedang sepi. Kecelakaan kelima saat aku berangkat kuliah bersama tetanggaku, harus menabrak angkot hingga setang bengkong dan kaki temanku lecet. Aku sangat takut karena aku membawa nyawa orang, aku lebih nyaman untuk berkendara sendiri dari pada harus memboncengkan teman. Kecelakaan terakhir aku alami saat aku harus menghindari gitar jatuh dari mobil rongsokan yang tepat didepanku, untung aku bs mengindar kekanan jalan, dmn jalan sedang sepi. Ternyata tuhan masih sayang padaku. Aku masih diberi kesempatan untuk berjuang hidup hingga saat ini.

Saat aku bermain ke bandung tiap akhir tahun akupun harus mengalami kejadian lagi, dimana bis yang aku tumpangi tiba2 menbarak penjual koran saat subuh. Hempasan dan bunyi yang tidak begitu keras ternyata telah menyudahi hidupnya. Kejadian lain kualami saat aku menaiki mobil pribadi bersama kakau untuk kebandung tiba2 ban belakang mobil pecah, saat itu dijalan tol dengan kecepatan yang tinggi, beruntung masih bisa dikendalikan dan suasana jalan tidak begitu rame, sehingga kami bisa selamat tanpa harus ada yang luka. Setelah berkerja menjadi seorang guru aku mulai berbenah diri untuk berhati2 dalam berkendaraan. Hingga selam itu aku tidak pernah mengalami kecelakaan lagi. Kecelakaan terakhis aku alami saat di nganjuk saat itu mobil eksplorasi mengalami sempretan dengan mobil lain hingga spion mengalami pecah. Bunyi keras “Pyar” terdengar saat itu. jantungku kupun berdebar saat kejadian. Dari berbagai pengalaman ini aku mulai bahwa dalam berkendara aku harus berhati-hati. Walaupun ada takdir yang menentukan, tapi kita harus berusaha untuk membuat diri kita selalu aman.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar